Pornografi

          Pornografi berasal dari kosakata Yunani porna yang berarti pelacur kemudian mengalami perluasan makna menjadi perilaku yang secara eksplisit membangkitkan gairah seksual dan graphien yang berarti menulis, gambar atau penampakan. Jadi bisa diartikan bahwa pornografi adalah sebuah gambar baik gambar diam atau bergerak yang secara eksplisit dapat membangkitkan gairah seksual bagi siapa saja yang melihatnya. Dalam KBBI, pornografi didefinisikan ”(1) penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan untuk membangkitkan nafsu berahi; (2) bahan bacaan yang dengan sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu berahi dalam seks.” Definisi ini sejalan dengan definisi pornography (The American Heritage Dictionary, 1985), yaitu ’the presentation of sexually explicit behavior, as in photograph, intended to arouse sexual excitement.”
          Pada awal perkembangannya, pornografi adalah istilah untuk menyebutkan praktek pelacuran di Eropa. Semakin lama kata ini mengalami perubahan makna, tidak lagi hanya istilah untuk menyebut pelacuran. Contoh bentuk bentuk pornografi adalah gambar-gambar atau foto telanjang, film atau video porno, buku atau novel dengan cerita yang vulgar, serta masih banyak lagi lainnya. Pornografi tidak bisa dilepaskan dari seks. Seks merupakan komponen utama dari pornografi, karena itu perlu ditelusuri keterkaitan pornografi dengan perilaku seks.
          Dekade 60’an di Amerika serikat terjadi sebuah perubahan sosial yang cukup ekstrem, lebih dikenal dengan revolusi seks. Revolusi seks ini terjadi terutama pada kalangan artis dan musisi. Revolusi seks adalah pergeseran nilai dimana seks yang sebelumnya tabu diangkat menjadi hal yang biasa. Seks bahkan dieksploitasi dan dikembangkan menjadi bisnis yang menguntungkan. Baik film maupun iklan banyak yang memasukkan unsur seks ke dalamnya. Yang paling fenomenal dari revolusi seks adalah munculnya ikon seks, atau biasa disebut “bomb sex”. Nama nama seperti Marylin Monroe, Freedy Mercuri atau Elvis Presley merupakan simbol dari revolusi seks tersebut.
          
          Perkembangan Pornografi
          Pornografi sebenarnya sudah berkembang sejak zaman renaisance di Eropa. Banyak terdapat lukisan-lukisan yang menggambarkan tubuh wanita telanjang atau menampakkan bagian bagian tertentu. Namun lukisan ini tidak secara eksplisit bertujuan membangkitkan gairah seksual namun masih murni merupakan seni. Gambar gambar yang secara nyata bertujuan membangkitkan gairah seksual mulai muncul pasca perang dunia ke-2. Perkembangan media televisi serta media cetak cukup mempengaruhi pornografi. Mulai bermunculan gambar atau foto yang secara jelas merupakan bentuk pornografi.
          Di televisi adegan seks mulai diperkenalkan, meskipun sekedar berciuman atau bercumbu namun adegan seks yang sekecil apapun mulai menjadi unsur wajib dalam semua tontonan. Film film pada masa itu pun gencar memasukkan unsur pornografi. Peran aktris wanita biasanya ditampilkan cantik, tidak berdaya dan berpakaian minim. Sedangkan peran aktor ditampilkan kekar dan perkasa. Bahkan tahun 1960-an mulai marak film yang berisi adegan seks. Meskupun tidak dijual secara bebas namun perkembangan film porno sangat pesat. Bukti bahwa pornografi mendapat tempat tersendiri dalam masyarakat.
          Pornografi dan Media
          Tingkat lanjut dari perkembangan pornografi adalah masuknya pornografi ke dalam berbagai media. Baik media film, pertelevisian maupun media cetak seperti majalah. Salah satu media ikon pornografi adalah majalah Playboy. Majalah khusus pria dewasa ini berisi konten-konten pornografi berupa foto-foto model yang berpose telanjang. Playboy secara terang-terangan menyajikan konten pornografi yang dijual secara bebas dan legal. Selain Playboy adapula majalah majalah yang lain seperti FHM, Maxim, Penthouse dan banyak lagi
          Keberadaan media ini tentu saja menjadi semacam trendsetter bagi generasi muda. Apalagi ikon ikon yang digunakan dalam pornografi adalah ikon ikon ternama yang banyak digemari generasi muda. Mulai banyak generasi muda kita yang meniru gaya berpakaian yang minim dan terbuka. Tidak hanya sekedar pakaian, bahkan perilaku seks yang bebas juga mulai ditiru. Seks bebas mulai dijadikan gaya hidup, dengan cara berpikir ala barat. Pornografi mulai masuk ke dalam kehidupan kita lewat generasi muda kita.
          Pornografi dan Gaya Hidup
          Pornografi yang awalnya hanyalah sebuah konten vulgar, lambat laun mulai berubah menjadi gaya hidup. Perempuan masa kini akan lebih percaya diri mamakai pakaian yang terbuka daripada memakai pakaian yang longgar dan tertutup. Demikian juga cap-cap yang diberikan kepada perempuan yang memakai pakaian tertutup yang dianggap sebagai kampungan. Subjektifitas kaum pria juga ikut terpengaruh. Penilaian predikat cantik yang saat ini hanya mengacu kepada kecantikan luarnya saja merupakan akibat dari masuknya pornografi.
          Selain itu mulai bayak gaya hidup yang bersifat hedonis bermunculan. Seperti pesta-pesta, dugem, promnite, dan masih banyak lainnya. Gaya hidup yang mencari kenikmatan seks belaka semakin merajalela seiring perkembangan pornografi yang semakin pesat. Pornografi dan seksualitas berbanding searah. Dan gaya hidup hedonis ini merupakan akibat dari masuknya tayangan tayangan dari luar, ataupun masuknya konten pornografi dari luar.
          Pornografi Menjadi lndustri
          Yang merupakan perkembangan pornografi saat ini adalah pornografi mulai menjadi industri. Pornografi dijadikan barang yang diperjual-belikan secara bebas. Dikemas menarik dan dipasarkan ke semua umur. Produk produk pornografi ini diantaranya adalah majalah pono, video porno dan masih banyak lagi. Tingginya permintaan terhadap produk pornografi membuktikan bahwa pornografi sudah sulit untuk dipisahkan dari bagian kehidupan kita. Pornografi bahkan mulai menjadi seperti kebutuhan yang harus selalu dipenuhi.
          Contoh industri yang bergerak di bidang pornografi diantaranya rumah produksi film porno seperti: JAV, yang merupakan rumah produksi film porno terbesar di jepang yang produknya didistribusikan ke banyak negara termasuk indonesia. Ada pula Naughty America, PornStar dan masih banyak lagi. Majalah majalah yang menjual unsur pornografi juga semakin marak. Seperti serial playboy.

          Dampak Negatif Pornografi
          Dalam perkembangannya pornografi memberikan dampak negatif yang sangat besar bagi kehidupan kita. Secara langsung maupun tidak langsung pornografi telah menurunkan kualitas hidup kita sebagai manusia. Berikut di bawah ini adalah beberapa contoh dampak negatif yang diakibatkan oleh pornografi.
          Menurunkan moral bangsa
          Sebagai bangsa yang memiliki adat budaya kesopanan kita harus menjaga nilai budaya kita agar tidak terpengaruh budaya luar yang tidak baik seperi pornografi. Pornografi jelas menurunkan kualitas moral bangsa. Dimana pornografi mengajarkan untuk mengabaikan nilai-nilai kesopanan dalam berpakaian misalnya. Lebih parah lagi pornografi mengajarkan kebebasan dalam berperilaku seksual yang sangat dilarang oleh adat istiadat kita sebagai orang timur.
          Terdapat anggapan di masyarakat saat ini bahwa perilaku seks bebas merupakan suatu kewajaran bagi remaja yang beranjak dewasa. Hubungan seks di luar nikah atau hamil di luar nikah dianggap sebagai kenakalan remaja yang sudah lazim. Padahal sebelumnya, generasi pendahulu kita berpendapat bahwa seks di luar nikah adalah seseuatu yang memalukan. Di zaman orang tua kita, seks merupakan hal yang sangat tabu untuk diekspresikan, namun di masa kini, generasi mudanya justru senang mengekspresikan seks.
          Pergeseran ini menandakan penurunan moral kita. Di mana kita seperti tidak memiliki sikap yang tegas terhadap seseuatu yang negatif dan merusak. Kita sekarang cenderung menganggap biasa hal hal yang merusak tersebut tanpa adanya niatan untuk melawan.
          Maraknya Tindak Pelecehan Seksual
          Pornografi juga mengakibatkan maraknya tindakan pelecehan seksual. Penayangan pornografi lewat media dapat memicu atau merangsang gairah seksual. Jika tidak ada pelampiasan seksual maka terjadilah pelecehan seksual. Baik yang bersifat ringan seperti siulan sampai yang bersifat berat seperti pemerkosaan. Tindakan pelecehan seksual biasanya didahului dengan menonton tayangan-tayangan pornografi yang membangkitkan gairah seksual.
          Tindak pelecehan seksual bisa terjadi kepada siapa saja dan dimana saja. Bahkan orang terdekat kita pun bisa menjadi pelaku pelecehan seksual. Banyak terjadi kasus pelecehan seksual yang melibatkan guru dengan muridnya, adapula yang melibatkan tetangga. Bahkan yang masih memiliki hubungan saudara pun ada yang menjadi korban pelecehan seksual. Dampak buruk pornografi memang terlihat sangat menakutkan. Itulah alasan kenapa kita harus memerangi pornografi.
          Tindakan pelecehan seksual juga merupakan tindakan yang merendahkan harkat dan martabat perempuan. Seperti kita tahu perempuan merupakan objek pelecehan seksual terbesar. Tidak hanya menjadi korban eksplotasi pornografi perempuan juga menjadi korban pelecehan seksual. Seharusnya perempuan memiliki kedudukan yang mulia setara dengan laki laki. Namun karena pornografi perempuan dianggap sebagai objek yang dianggap paling bersalah di lain sisi juga menjadi korban yang paling dirugikan.

          Upaya Pencegahan PornografiPencegahan tersistem: Yakni dengan melalui peraturan baik perauran resmi maupun yang tidak resmi. Contoh pengadaan undang undang anti pornografi yang bertujuan membatasi perkembangan pornografi di indonesia. Undang-undang ini membahas mengenai pornografi dan sanksi yang disediakan bagi siapa saja yang berusaha mengembangkan, meyebarkan konten konten yang berisi pornografi.
Selain melalui undang undang, pemerintah juga memiliki komisi penyiaran Indonesia yang bertugas mengatur segala penyiaran media terutama televisi. Dengan adanya KPI ini maka terdapat kontrol terhadap tayangan yang akan ditanyangkan di media televisi, mencegah tayangan berbau pornografi untuk lolos. Terdapat juga lembaga sensor film yang bertugas melakukan sensor/memotong bagian dari film yang mengandung unsur ponografi
Pencegahan melalui pendidikan: Melalui pendidikan adalah sarana yang tepat untuk menanamkan sikap anti pornografi. Karena pendididkan adalah pondasi utama bagi generasi yang akan datang. Dengan diberikan pendididikan mengenai bahaya pornografi bagi kehidupan maka diharapkan generasi kita lebih sadar akan bahaya pornografi. Pendidikan bisa diterapkan dimana saja, baik di keluarga, masyarakat maupun lembaga pendidikan resmi seperti sekolah ataupun perguruan tinggi. 
Pencegahan melalui ajaran agama: Pornografi dalam agama masuk ke dalam unsur zina, dosa besar jika melakukan perbuatan zina. Dengan menungkatkan pemahaman mengenai agama diharapkan kita memiliki dasar yang kuat sehingga tidak mudah terjebak pada pornografi dan hal hal yang menyertainya. Salah satu tindakan nyata pencegahan pornografi lewat agama adalah diadakannya pengajian ruti bagi generasi muda kita agar mereka memiliki pondasi akhlak yang kuat.

Advertisements

Published by

lewatjamtidur

A "One Piece" reader for about 10 years, MUFC suporter since child era, Yogyakarta, A Coffee, tea, and cigarette kretek addict.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s